Temika

Metrik-yang-Harus-Dipantau-dari-Layanan-Managed-SOC

Metrik yang Harus Dipantau dari Layanan Managed SOC: MTTD dan MTTR

Menggunakan layanan Managed Security Operations Center (Managed SOC) bukan hanya tentang memiliki tim yang memantau keamanan selama 24/7. Perusahaan juga perlu mengetahui seberapa efektif layanan tersebut dalam mendeteksi dan merespons insiden keamanan.

Di sinilah metrik seperti MTTD (Mean Time to Detect) dan MTTR (Mean Time to Respond/Remediate) menjadi penting. Kedua metrik tersebut dapat memberikan gambaran mengenai kecepatan organisasi dalam menghadapi ancaman.

Dengan memahami MTTD MTTR SOC, perusahaan dapat mengevaluasi performa layanan dan menentukan area yang masih perlu ditingkatkan.

Apa Itu MTTD dalam Operasional SOC?

MTTD atau Mean Time to Detect adalah metrik yang menggambarkan rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk mendeteksi sebuah aktivitas atau insiden keamanan setelah aktivitas tersebut mulai terjadi.

Semakin singkat waktu deteksi, semakin cepat tim SOC dapat melakukan investigasi dan menentukan tindakan berikutnya. Namun, angka MTTD sebaiknya tidak dilihat secara terpisah.

Perusahaan juga perlu melihat kualitas deteksi. Deteksi yang sangat cepat tetapi menghasilkan terlalu banyak false positive dapat membebani analis dan membuat prioritas insiden menjadi kurang efektif.

Apa Itu MTTR dalam Operasional SOC?

MTTR merupakan metrik yang digunakan untuk mengukur rata-rata waktu yang dibutuhkan tim untuk merespons atau memulihkan kondisi setelah sebuah insiden teridentifikasi.

Definisi MTTR dapat berbeda antarorganisasi. Karena itu, perusahaan perlu menyepakati sejak awal apakah MTTR digunakan untuk mengukur waktu menuju respons awal, containment, remediation, atau pemulihan.

Definisi yang konsisten membuat data lebih mudah dibandingkan dari periode ke periode.

Perbedaan MTTD dan MTTR

Metrik Fokus Pertanyaan Utama
MTTD Deteksi Seberapa cepat ancaman diketahui?
MTTR Respons/Pemulihan Seberapa cepat organisasi mengambil tindakan setelah ancaman ditemukan?

Sederhananya, MTTD menggambarkan seberapa cepat perusahaan mengetahui adanya masalah, sedangkan MTTR membantu menunjukkan seberapa cepat perusahaan merespons masalah tersebut.

Mengapa MTTD dan MTTR Penting untuk Managed SOC?

Layanan Managed SOC biasanya menjadi salah satu lapisan penting dalam proses monitoring dan respons keamanan. Karena itu, perusahaan membutuhkan indikator yang dapat digunakan untuk mengevaluasi performanya.

MTTD dan MTTR dapat membantu perusahaan melihat apakah proses deteksi dan respons berjalan sesuai target yang telah ditentukan.

Misalnya, apabila MTTD meningkat dalam beberapa periode, perusahaan dapat mengevaluasi apakah terdapat masalah pada sumber log, integrasi teknologi, rule deteksi, volume alert, atau proses eskalasi.

Sementara itu, MTTR yang tinggi dapat menunjukkan adanya hambatan dalam proses investigasi, komunikasi, pengambilan keputusan, containment, atau koordinasi dengan tim internal.

KPI Managed SOC Tidak Hanya MTTD dan MTTR

Meskipun penting, MTTD dan MTTR sebaiknya tidak menjadi satu-satunya KPI Managed SOC. Evaluasi layanan akan lebih komprehensif apabila menggunakan beberapa indikator sekaligus.

Beberapa metrik tambahan yang dapat dipertimbangkan antara lain:

  • Jumlah alert yang ditangani.
  • Persentase false positive.
  • Jumlah insiden berdasarkan tingkat severity.
  • Waktu eskalasi kepada tim terkait.
  • Persentase insiden yang ditangani sesuai SLA.
  • Tren insiden berdasarkan periode.
  • Kualitas dan kelengkapan laporan keamanan.

Kombinasi metrik tersebut membantu perusahaan memahami performa SOC secara lebih menyeluruh, bukan hanya berdasarkan satu angka.

Bagaimana Menentukan Target MTTD dan MTTR?

Target tidak sebaiknya ditentukan hanya dengan mengambil angka benchmark dari perusahaan lain. Setiap organisasi memiliki tingkat risiko, arsitektur teknologi, jumlah aset, dan kapasitas respons yang berbeda.

Perusahaan dapat mempertimbangkan beberapa faktor seperti:

  • Criticality aset.
  • Tingkat risiko bisnis.
  • Jenis ancaman yang dihadapi.
  • Jam operasional dan cakupan monitoring.
  • SLA layanan Managed SOC.
  • Kemampuan tim internal dalam melakukan respons.

Untuk aset yang sangat kritis, target deteksi dan respons biasanya perlu dibuat lebih ketat dibandingkan aset dengan tingkat risiko lebih rendah.

Temika Membantu Monitoring dan Operasional SOC

Evaluasi performa SOC membutuhkan data yang konsisten dan indikator yang dapat dikaitkan dengan kebutuhan bisnis. Dengan monitoring dan pelaporan yang terstruktur, perusahaan dapat mengetahui apakah kemampuan deteksi dan respons sudah sesuai dengan ekspektasi.

Temika memiliki pengalaman sekitar 8 tahun di bidang keamanan siber, menerapkan standar ISO 27001, serta didukung profesional dengan sertifikasi seperti OSCP, CRTO, dan CRTP.

Kesimpulan

MTTD MTTR SOC merupakan dua metrik penting untuk memahami efektivitas proses deteksi dan respons keamanan. MTTD berfokus pada seberapa cepat ancaman terdeteksi, sedangkan MTTR membantu mengukur kecepatan organisasi dalam merespons atau memulihkan insiden sesuai definisi yang telah disepakati.

Namun, perusahaan sebaiknya tidak hanya melihat kedua angka tersebut. Dengan menggabungkan MTTD dan MTTR dengan berbagai KPI Managed SOC lainnya, organisasi dapat memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai kualitas layanan SOC dan menentukan area peningkatan secara lebih terukur.

0 Shares
Share via
Copy link